JAKARTA – Pemerintah memastikan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) kini diselenggarakan secara berkelanjutan dan tidak lagi berjangka pendek. Kementerian Pemuda dan Olahraga bahkan telah mengantongi kepastian pendanaan jangka panjang untuk menghadapi berbagai ajang olahraga multi-cabang dunia.
Hal tersebut ditegaskan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir saat menghadiri pelantikan Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) masa bakti 2026-2030 di Hallf Patiunus, Jakarta, Kamis (15/10).
“Bapak Presiden komit bahwa pelatnas tidak lagi berjangka pendek. Hari ini Kemenpora sudah mendapatkan pendanaan untuk persiapan SEA Games dan Olimpiade. Ini hal yang belum pernah terjadi, terima kasih Bapak Presiden,” ujar Menpora Erick.
Erick menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada pembinaan olahraga nasional. Menurutnya, olahraga dipandang sebagai instrumen vital dalam membangun reputasi negara sekaligus membuktikan kedigdayaan Indonesia di kancah internasional.
“Bapak Presiden sangat memberi perhatian kepada olahraga nasional karena beliau melihat olahraga ini adalah alat penting untuk membangun national branding di luar negeri, sekaligus mencerminkan kedigdayaan bangsa kita,” kata Erick.
Ia mengingatkan bahwa pengibaran bendera Merah Putih di luar negeri adalah momentum sakral yang sarat kehormatan. Momen tersebut umumnya hanya terjadi pada agenda resmi kenegaraan atau ketika para atlet sukses menaiki podium juara tertinggi.
“Bendera Merah Putih hanya dikibarkan saat kunjungan Kepala Negara dan ketika atlet-atlet kita, sebagai pahlawan modern, berhasil mengibarkan Merah Putih di ajang internasional,” tutur Erick.
Selain stabilitas pelatnas, Erick menyebut pemerintah terus memperkuat kesejahteraan para atlet lewat pemberian bonus prestasi dan jaminan perlindungan hari tua. Paradigma pengelolaan olahraga nasional kini telah bergeser dari sekadar pos pengeluaran menjadi investasi masa depan.
“Olahraga tidak lagi dianggap sebagai biaya, melainkan investasi. Investasi untuk membentuk karakter anak muda yang disiplin, tangguh, serta memiliki jiwa bertarung. Selain itu, olahraga juga menjadi investasi keekonomian melalui pengembangan olahraga,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PB ESI M Herindra berharap kepengurusan anyar ini mampu memperkokoh ekosistem dan fasilitas pendukung esport di tanah air agar prestasi atlet terus melesat.
“Esports adalah olahraga yang menuntut disiplin, dedikasi, dan intelektualitas. Atlet kita sudah membuktikannya di Asian Games 2026 dengan meraih dua medali perak, serta di berbagai kejuaraan lainnya,” kata Herindra. (Redaksi)



Komentar